Tersangka Teroris Tertangkap

Selamat Hari Senin, Selamat Menjalankan Ibadah Puasa & I don’t like Monday!!

 

Mukidi disangka teroris, kemudian ditangkap dan dimasukan ke penjara. Dua hari setelah di penjara, Mukidi menerima surat dari bapaknya,

“Di, bapak itu sudah tua, sekarang sudah musim tanam jagung, kamu malah dipenjara, bagaimana ini, tidak ada kamu, bapak tidak ada yang bantu nyangkul di kebun, bapak tidak akan kuat Di … “

Kemudian Mukidi membalas surat, “Pak, kebon jangan dulu dicangkul dan ditanamin jagung, soalnya saya ngubur senjata, peluru dan bom rakitan di kebun itu”

Ternyata surat balasan dari Mukidi disensor oleh sipir penjara yang kemudian langsung dilaporkan ke tim Densus 88.

Keesokan harinya, datang satu peleton Densus 88 ke rumah bapaknya Mukidi. Dengan tidak banyak bicara lagi, langsung kebun bapaknya dicangkuli seharian penuh.

Sore harinya setelah tim Densus 88 pulang, bapaknya si Mulyadi ngirim surat, 

“Di, tadi ada tim Densus 88 katanya mencari senjata, peluru dan bom yang kamu kubur di kebun, tapi tidak ketemu, bapak sekarang harus gimana???”

Esok hari Mukidi pun membalas suratnya,

“pak, kan Densus 88 sudah sangat berbaik hati bantu bapak nyangkul kebun bapak seharian, monggo sekarang bisa tanam jagungnya …”

Sipir kemudian menyensor lagi suratnya langsung berteriak, “goblog, kampreeeeett, jangkrik, singo jengking, pitik aseeeem, kadal, tumo …. Aku ditipuuuu………………!!!”

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost