Seri Smart Hospital (5) : Kebutuhan Rumah Sakit dalam Menjawab Tantangan Dan Permasalahan Era Kesehatan 4.0, Terutama Dari Aspek Data

Executive Overview

Sektor kesehatan tidak dapat terlepas dari pengaruh kemajuan teknologi digital. Industri kesehatan perlu mempersiapkan diri dalam menuju era disrupsi kesehatan 4.0. Berbagai tantangan dan permasalahan khususnya dari segi big data, keamanan data, regulasi, dan sumber daya manusia tidak boleh menjadi penghambat dalam mewujudkan sistem transformasi digital yang berkualitas. Kebutuhan rumah sakit yang berhasil diidentifikasi beserta rekomendasi yang ditujukan kepada berbagai pihak atau stakeholders terkait, diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk membenahi berbagai tantangan yang ada sehingga pada akhirnya semua rumah sakit dapat siap sedia untuk berpartisipasi dalam memberikan layanan kesehatan paripurna di era disrupsi 4.0 ini.


Adanya dasar pemikiran bahwa perlunya kesiapan RS dalam menyambut era kesehatan 4.0 sesegera mungkin. Tantangan yang ada diharapkan bukan membuat RS semakin enggan untuk melakukan adaptasi digital, melainkan bersama-sama mencari solusinya dan berdiskusi dengan seluruh stakeholders termasuk pimpinan regulasi dan kementerian terkait.

Terdapat beberapa masukan mengenai apa saja kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh pihak-pihak manajemen RS dalam mengembangkan sistem transformasi digital terutama dalam hal pengisian data di fasilitas pelayanan masing-masing. Adapun kebutuhan RS tersebut antara lain:

  1. Rumah sakit membutuhkan regulasi yang jelas dari pemerintah yang mengatur mengenai:
    • sistem komputasi awan/ cloud
    • jumlah IT programmer minimal di suatu RS untuk menjadi acuan SOP pelayanan RS
    • kerahasiaan dan proteksi big data serta rekam medis elektronik
    • perlindungan konsumen terhadap pelayanan kesehatan berbasis online dan regulasi yang mengatur mengenai health-tech company;
      Semua peraturan diharapkan dibuat dengan sejelas-jelasnya, konsisten dan harmonis dengan peraturan antar kementerian lainnya serta relatif stabil dan tidak banyak mengalami perubahan dalam proses implementasinya.
  2. Rumah sakit memerlukan kejelasan mengenai hukum perlindungan data pribadi untuk melindungi data privasi konsumen yang terdapat di dalam Patient Health Record (PHR) dan big data di sistem cloud, diharapkan RUU hukum perlindungan data pribadi agar segera disahkan oleh pihak berwenang.
  3. Rumah sakit terutama RS swasta membutuhkan dukungan finansial dari pemerintah, misalnya dengan pembuatan aplikasi teknologi kesehatan yang dapat diperoleh secara gratis dan mudah digunakan.
  4. Rumah sakit membutuhkan kemudahan mengakses sumber data untuk digunakan sebagai data sharing. Integrasi data yang komprehensif dibutuhkan antar rumah sakit untuk melakukan kegiatan ini. Di samping itu, perlunya himbauan agar semua RS berkewajiban dan segera menerapkan SIMRS dari Kemenkes dalam organisasinya. Penerapan SIMRS Kemenkes di setiap RS membutuhkan sikap yang terbuka dan mau beradaptasi terhadap proses digitalisasi. Dengan terwujudnya penerapan SIMRS dari Kemenkes secara menyeluruh, akan tercipta keseragaman sumber data dan data sharing dapat dilakukan secara optimal.
  5. Rumah sakit membutuhkan sistem pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) terutama tim programmer IT dan dokter pelaksana yang melayani pasien sehari-hari. Mereka perlu dibekali dengan manajemen pengetahuan dan keterampilan sebagai persiapan menuju era digital 4.0. Banyak hambatan yang ditemui justru berasal dari pola pikir dan sikap dari SDM yang tidak mau berkembang dan terbuka terhadap perubahan.
  6. Rumah sakit terutama pihak pimpinan membutuhkan data untuk melakukan analisis efisiensi organisasi. Data tersebut diharapkan dapat diperoleh secara cepat dan valid sehingga dibutuhkan sistem penyimpanan dan pengolahan data yang optimal.
Another Lost Stories :  Manajemen Sumber Daya Manusia Rumah Sakit

Seri Smart Hospital :

  1. Kesiapan Rumah Sakit Menghadapi Era Digitalisasi Menuju Smart Hospital 4.0
  2. Tren dan Manfaat Sistem Transformasi Digital menuju Era Kesehatan 4.0
  3. Keuntungan Analisis Big Data, Pelaporan, Data Mining dan Manajemen Pengetahuan Pada Sektor Kesehatan, Khususnya Rumah Sakit
  4. Tantangan Rumah Sakit Di Era Kesehatan 4.0 Dalam Mewujudkan Sistem Transformasi Digital
  5. Kebutuhan Rumah Sakit dalam Menjawab Tantangan Dan Permasalahan Era Kesehatan 4.0, Terutama Dari Aspek Data
  6. Rekomendasi Terhadap Stakeholders Terkait Untuk Menjawab Tantangan Era Kesehatan 4.0

Referensi

  1. Newman, 2019, “Top 6 Digital Transformation Trends In Healthcare For 2019”, di https://www.forbes.com/sites/danielnewman/2019/01/03/top-6-digital-transformation-trends-in-healthcare-for-2019/#7c7c0af36911
  2. Chilukuri and Kuiken, 2017, “Four keys to successful digital transformations in healthcare”, di https://www.mckinsey.com/business-functions/mckinsey-digital/our-insights/four-keys-to-successful-digital-transformations-in-healthcare
  3. Adella, April 2019, “Digitalisasi Pelayanan Kesehatan dengan Penerapan Revolusi Industri 4.0” di https://aptika.kominfo.go.id/2019/04/digitalisasi-pelayanan-kesehatan-dengan-penerapan-revolusi-industri-4-0/
  4. Kleyman, 2017, “Utilizing People, Process, and Technology in Health Data Security”, di https://healthitsecurity.com/news/utilizing-people-process-and-technology-in-health-data-security
  5. “Lima Tantangan Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan di Indonesia”, 26 Maret 2019 di https://medigo.id/jurnal/lima-tantangan-transformasi-digital-pelayanan-kesehatan-di-indonesia
  6. Gareth L. Jones, Zinaida Peter, Kristin-Anne Rutter, and Adam Somauroo, Juni 2019. Di https://www.mckinsey.com/industries/healthcare-systems-and-services/our-insights/promoting-an-overdue-digital-transformation-in-healthcare
  7. Gupta, 27 April 2019. “Customer Experience Digital transformation in health care: 5 areas of immediate growth” di https://www.visioncritical.com/blog/digital-transformation-health-care
  8. Reddy, 12 Agustus 2019. “Digital Transformation in Healthcare in 2019: 7 Key Trends” di https://www.digitalauthority.me/resources/state-of-digital-transformation-healthcare/
  9. Watson, 2019, “Predictive analytics in health care”, di https://www2.deloitte.com/us/en/insights/topics/analytics/predictive-analytics-health-care-value-risks.html
  10. Aboudi and Benhlima, 2018, “Big Data Management for Healthcare Systems: Architecture, Requirements, and Implementation”, di https://www.hindawi.com/journals/abi/2018/4059018/
  11. Djafar, 2019, “Hukum Perlindungan Data Pribadi di Indonesia: Lanskap, Urgensi dan Kebutuhan Pembaruan”, di http://law.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1043/2019/08/Hukum-Perlindungan-Data-Pribadi-di-Indonesia-Wahyudi-Djafar.pdf 
  12. Lee, 2017, “Knowledge Management Enablers and Process in Hospital Organizations”, di https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5402843/
  13. Michelson, 2019, “Key Considerations for Securing Your Digital Healthcare Cloud”, di https://www.idigitalhealth.com/news/key-considerations-securing-digital-healthcare-cloud
  14. Comstock, 2018, “Why healthcare data may be more secure with cloud computing”, di https://www.mobihealthnews.com/content/why-healthcare-data-may-be-more-secure-cloud-computing

*Disarikan dari berbagai sumber

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost