Perbedaan Epidemi, Endemi dan Pandemi dalam Kasus Virus Corona

Rabu, 11 Maret 2020, WHO, melalui situs resminya, akhirnya menetapkan wabah virus corona sebagai pandemi. Pernyataan resmi itu disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Kami sangat prihatin dengan tingkat penyebaran, parahnya (wabah) yang mengkhawatirkan. Selain itu (ada) tingkat kelambanan (juga) yang mengkhawatirkan. Karena itu, kami telah membuat penilaian bahwa COVID-19 (penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2) dapat dikategorikan sebagai pandemi,” ujar Tedros, yang dikutip dari Reuters.

Penetapan virus corona sebagai pandemi telah diprediksi sebelumnya oleh Nancy Messonier selaku Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Hal ini karena Messonier melihat SARS-CoV-2 telah menyebabkan penyakit mematikan terhadap ribuan korbannya yang terjangkit.

Selanjutnya, Messonier menyebut COVID-19 pantas disebut sebagai pandemi karena penyebarannya dari manusia ke manusia terus berlangsung hingga saat ini. Data terakhir, wabah virus corona juga telah merambah ke 113 negara.

Apa itu pandemi?

WHO mendefinisikan “pandemi” sebagai wabah patogen baru yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia. Artinya, wabah penyakit hanya akan disebut pandemi ketika ia menyebar di beberapa negara atau benua dan biasanya mempengaruhi orang dalam jumlah besar.

Another Lost Stories :  Kata Indonesia : Persekusi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana atau meliputi geografi yang luas.

Pandemi juga disebut memiliki garis infeksi yang berkelanjutan. Jadi, jika ada peningkatan jumlah kasus di Eropa dan Amerika Serikat tanpa ada hubungan yang jelas dengan kasus China, tetap digolongkan sebagai pandemi.

Lalu, apa bedanya dengan epidemi dan endemi?

Epidemi didefinisikan sebagai wabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas dan mempengaruhi sebagian besar populasi. Istilah tersebut juga kerap digunakan untuk menggambarkan wabah penyakit yang menyebar secara cepat dan terjadi di luar kendali.

Epidemi mengacu pada suatu peristiwa di mana penyakit secara aktif menyebar. Biasanya, ini terjadi dalam suatu negara atau lokasi. Sementara pandemi artinya epidemi yang terjadi pada skala geografis yang jauh lebih besar dan mempengaruhi lebih banyak orang.

Letak urgensi yang membedakan kedua istilah antara epidemi dan pandemi mengarah pada respons kesehatan masyarakat untuk mengendalikan dan mencegah penyakit dengan upaya yang paling tepat.

Cara membedakannya ada pada kata kunci berikut:

  • Epidemi (Epidemic)
    • Peristiwa di mana sebuah penyakit secara aktif menyebar.
    • Kasus penyakit yang menyebar secara luas, cepat dan begitu sukar dikendalikan.
  • Endemi (Endemic)
    • Area penyebaran penyakit bersifat lokal, di kalangan orang-orang tertentu dan terbatas di area tersebut saja.
    • Penyakit ini selalu ada di daerah terjangkit tersebut dan frekuensinya rendah
  • Pandemi (Pandemic)
    • Berkaitan dengan sejauh mana penyebaran geografis sebuah wabah penyakit.
    • Untuk menggambarkan wabah penyakit yang menyerang negara di seluruh dunia.
Another Lost Stories :  Penyebab Masalah Gizi Di Indonesia

Semoga bermanfaat ..

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..