Modernisasi Pemasaran Rumah Sakit Melalui Digital Marketing

Beberapa hari yang lalu, saya dipanggil untuk berdiskusi dengan salah seorang Direktur perusahaan yang sangat senior dimana perusahaan ini menaungi usaha perumahsakitan dan pendidikan di Indonesia. Perusahaan ini telah memiliki 3 rumah sakit di Jakarta dan daerah lainnya, 1 akademi dan 1 institut yang semuanya tentu dalam ranah bidang kesehatan pula. Memang tidak terlalu lama pula waktu berdiskusi namun sungguh sesuatu yang menarik disaat kami berdiskusi ternyata ada keinginan dari pemilik untuk memperbaiki website mereka yang kemudian berkembang dan menghasilkan kesimpulan adanya keinginan melakukan terobosan modernisasi terutama pada sektor pemasaran di rumah sakit mereka yang. Dan berikut tulisan tentang Modernisasi Pemasaran Rumah Sakit Melalui Digital Marketing. Semoga bermanfaat.


Pada saat ini kita semua tak dapat memungkiri bahwa kita sedang memasuki era baru yaitu revolusi industri 4.0 yang membuka berjuta peluang sekaligus banyak tantangan yang harus dihadapi, sehingga  suka atau tidak indonesia akan masuk di dalam pusarannya dan pasti akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya sumber daya manusia karena digantikan oleh mesin atau robot. 

Another Lost Stories :  Seri Content Marketing Tools : DISTRIBUTION & SYNDICATION TOOLS 2017

Seiring dengan berkembangnya ilmu serta fasilitas internet dan teknologi yang menyertainya, maka transformasi informasi menjadi semakin mudah dilakukan. Salah satunya masyarakat semakin mudah untuk mengakses layanan kesehatan yang tersedia di rumah sakit untuk dijadikan dasar mencari dan menentukan pilihan rumah sakit mana yang dapat memenuhi keinginannya untuk berobat. Seperti kita ketahui bahwa masyarakat sudah melek akan manfaat internet sebagai sarana pendukung untuk memperoleh informasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil studi Polling Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia tumbuh 10,12 persen, dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia, ada sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen yang sudah terhubung ke internet – kompas.com. Sedangkan rumah sakit menyediakan informasi informasi yang dimiliki dan ditawarkan kepada pengguna melalui internet yang sering dikatakan sebagai pemasaran online untuk mempromosikan layanan dan tentu bisnis rumah sakit agar semakin dikenal masyarakat luas yang tentunya selanjutnya diharapakan rumah sakit menjadi  terkenal dan dapat memenangi persaingan khususnya di dunia maya.

Persaingan merebut pasar di era digital ini semakin ketat dan kompetitif, ceruk pasar yang ada semakin sempit karena munculnya banyak pemain baru di dalam industri kesehatan yang terus berkembang. Data nasional pertumbuhan Rumah Sakit publik selama 6 tahun terakhir tidak sepesat pertumbuhan Rumah Sakit privat. Rata-rata pertumbuhan Rumah Sakit publik sebesar 0.4%, karena adanya penurunan jumlah Rumah Sakit swasta non-profit, sedangkan Rumah Sakit privat sebesar 15.3%. Jumlah Rumah Sakit swasta dibandingkan Rumah Sakit pemerintah lebih banyak, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 7%. Sedangkan pertumbuhan Rumah Sakit pemerintah hanya sebesar 3% (Sumber: Laksono Trisnantoro, Elizabeth Listyani, April 2018).

Didirikannya rumah sakit memiliki fungsi dan aspek sosial dengan tujuan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai kaidah medis untuk meningkatkan derajat kesehatan, di sisi lain saat ini pelayanan kesehatan sudah masuk dalam sistem industri kesehatan yang menjanjikan peluang cukup menggiurkan. Jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah mencapai angka sekitar 264 juta jiwa, yang artinya ini merupakan peluang untuk digarap dengan serius oleh para pelaku bisnis. Hal ini dibuktikan semakin banyak rumah sakit yang bermunculan, hanya ironisnya masih ditemukan masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri daripada berobat di Indonesia dengan alasan ingin mendapatkan layanan yang berkualitas yang didukung dengan peralatan modern.

Another Lost Stories :  Review: Kamera Mirrorless Tahan Air Terbaik 2016

Berkaitan dengan itu, marketing untuk rumah sakit harus didesain baik dengan memanfaatkan teknologi yang ada agar rumah sakit dapat terus bertahan dalam persaingan dan berkembang menjadi lebih baik. Dan berbicara tentang strategi pemasaran online untuk rumah sakit, tak semudah mempromosikan bisnis lainnya. Artinya, pemasaran rumah sakit berbasis online adalah memperkenalkan rumah sakit pada masyarakat luas (tanpa batas wilayah), menginformasikan sejelasnya mengenai fasilitas dan kemampuan pelayanan yang dimiliki oleh rumah sakit pada masyarakat (dan juga segenap warga rumah sakit), membentuk dan membina citra rumah sakit (brand awareness) melalui kepercayaan dan penghargaan masyarakat terhadap kemampuan rumah sakit, pemanfaatan sumber daya rumah sakit secara optimal dan juga mengharapkan terjadinya peningkatan penghasilan.

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost