Mengatur Strategi Pemasaran online

Dunia pemasaran online saat ini telah mengalami perubahan besar, salah satunya telah terindikasi cukup lama namun baru dilaksanakan pada 2012. Hal itu adalah mengenai revolusi konten yang membuat marketer dan penulis seperti saya secara simultan merasa tertekan dan takut. Jika saya dapat mengatakan bahwa kita saat ini berada di jaman renaissance, dengan lebih dan lebih banyak penekanan pada penulisan dan kualitas konten yang disediakan oleh perusahaan kepada penggunanya. Strategi konten untuk tahun-tahun mendatang akan menjadi lebih penting dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

Pemasaran Content Laksana Gajah Di Dalam Ruangan

Google berulang kali secara cepat melakukan pembaruan algoritma sepanjang tahun lalu yang membuat banyak pemasar kuatir mengenai taktik coba dan benar yang dilakukan untuk meningkatkan peringkat hasil pencarian tidak berlaku efektif lagi. Hal ini semakin memperjelas bahwa kita akan mengkitalkan lebih banyak strategi konten-sentris untuk memperkuat perlengkapan SEO kita, dan itu berarti kita harus menempatkan perhatian lebih banyak pada strategi holistik untuk mengembangkan konten tersebut.

Di saat seperti inilah banyak pemasar online menjatuhkan “bola” ketika hal tersebut datang dan memaksa mereka terlibat di dalamnya. Hal yang sulit dilakukan adalah mengubah taktik dari yang umum ke perencanaan dan pembuatan konten yang tepat. Banyak keragu-raguan berasal dari kemampuan mengelola kontent dengan menggunakan sumber daya yang ada. Yakinlah, pemain besar seperti “Coca Cola” atau “Adidas” telah lama bermain dengan pemasaran konten dan sangat berhasil, hal tersebut karena mereka mempunyai sumber daya yang mampu membuat hal itu menjadi nyata, tetapi bisnis skala kecil dan menengah terkadang harus berjuang mengembangkan strategi kampanye yang efektif sesuai dengan pertimbangan budget yang mereka miliki.

Berita baiknya adalah hal itu sesungguhnya memang dapat dilakukan dan kita dapat mengembangkan strategi konten yang komprehensif sesuai pertimbangan budget kita dan membantu kita mendatangkan trafik ke website kita. Tetapi kita harus mengerjakan pekerjaan rumah untuk membuat perencanaan sekarang, sebelum strategi untuk tahun-tahun mendatang menjadi hilang seiring dengan berlalunya waktu.

Another Lost Stories :  Adf.ly, URL Shortener Yang Membayar Penggunanya

Perjelas Tujuan Branding

Branding secara tidak langsung berhubungan dengan penulisan konten yang ditempatkan sebagai identitas perusahaan. Sekali kita menentukan apa tujuan branding untuk pemasaran online, kita dapat mulai mempersiapkan konten yang merupakan etalase dari produk dan jasa kita, menentukan kredibilitas kita di industri tersebut atau membangun komunitas pengguna di sekitar brand kita.

Setiap bagian konten yang kita buat harus terorganisir dengan tujuan tersebut dan hal itu dapat diposisikan seperti “tiupan angin” untuk apapun rekam jejak positif kita yang dibicarakan orang. Mengorganisasikan konten seputar tujuan kita melalui cara tersebut tidak hanya membantu kita untuk tetap pada pesan utama kita, namun juga membantu memberikan tema umum untuk strategi yang sudah ada dan menetapkan visi untuk memastikan kita tetap bergerak maju. Jika kita mendapatkan tujuan yang benar dari hal tersebut, pesan utamanya akan diturunkan terutama kepada setiap orang yang tidak bekerja dengan baik sampai dengan mereka berhadapan langsung dengan customer.

Melakukan Survey Konten Menyeluruh

Sangat tidak mungkin kita membuang 1 rupiah yang berharga hanya untuk pemasaran tahun ini, jadi pastikan kita memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang telah kita bayarkan untuk sumber daya manusia dan pihak ke-3. Ada juga kemungkinan banyak konten pemasaran pesaing yang mengintai di sekitar perusahaan kita jika kita mau mengambil waktu untuk mencarinya.

Cari tahu tipe konten seperti apa yang sedang kita produksi, sesuatu yang sudah kita produksi di waktu yang lalu dan apa yang kita rencanakan di masa mendatang. Semua asset konten tersebut sudah siap untuk difungsikan kembali, khususnya konten offline, yang bagaimanapun juga benar-benar harus dipastikan sesuai dengan bahan-bahan konten online kita.

Identifikasi Saluran Pemasaran Konten Online kita

Tempat yang jelas untuk memulainya adalah dengan blog perusahaan, yang bagus untuk lkitasan banyak tipe konten yang mungkin ingin kita publikasikan seperti artikel, grafik info, tutorial, video, dan sebagainya. Sepanjang kita tetap secara konsisten pada jadwal publikasi konten, yang akan membuat pembaca kembali, blog kita dapat menjadi pondasi yang kuat untuk strategi konten kita.

Another Lost Stories :  Menjadi Seorang Ahli Digital Marketing Profesional

Tetapi hal itu tergantung bisnis kita, dan tipe konten yang terlihat natural untuk kita, hal tersebut mungkin berguna untuk mengidentifikasi platform social media yang sesuai dengan audiens unik yang kita inginkan. Hampir setiap bisnis dapat melihat kesuksesan di Pinterest dimana mereka melakukannya dengan hanya memulai mengambil gambar dari produk mereka. Kami mempunyai seorang klien yang mencoba mempromosikan acara pernikahan mereka, dan kami mendesak mereka untuk memulai mengambil gambar yang sekiranya dapat melukiskan keagungan suatu acara resepsi dan seremoni yang dapat digunakan sebagai bahan publikasi yang bagus.

Dalam memilih saluran pemasaran kita selayaknya lebih berpikir daripada yang biasanya. kita harus menempatkan konten dimana itu bisa mendapatkan efek lebih besar untuk kita, yang artinya identifikasi saluran tersebut secara aktual dapat mendorong trafik yang berharga ke website kita. kita yang menginginkan profil pengunjung yang potensial, hal itu berarti kita seharusnya memerlukan riset pasar dan riset relevansi pelanggan.

kita juga memerlukan lkitasan kerja yang akan membantu konten tersebut menyebar sejauh mungkin. Itu artinya membuatnya menjadi mudah untuk dicari dan dibagikan. Sebagai contoh, jika kita merasa perlu untuk memposting sesuatu di Pinterest, pastikan kita mengoptimalisasi posting tersebut dengan kata kunci yang luas dan tulislah topik yang relevan pada deskripsinya. kita akan melihatnya menghasilkan lebih banyak pencarian yang relevan, dan orang akan lebih suka mengklik melalui akun Pinterest kita dan juga halaman website kita.

Membangun Pemetaan Konten

Banyak kampanye pemasaran yang hancur karena mereka tidak dapat dilihat lebih lama. Seseorang yang membuat dan mempublikasikan konten, tetapi promosinya tidak terkoordinasi dengan baik, bisa dikatakan membatasi pencapaian dan efektifitas usahanya.

Membangun kalender konten untuk 3, 6 atau 12 bulan akan sangat menolong kita untuk melihat berapa banyak sumber daya yang akan dikeluarkan dan strategi seperti apa yang harus kita kembangkan secara menyeluruh. kita masih dapat mengembangkan konten yang sesuai dengan topik yang populer dan acara tertentu yang akan datang, tetapi secara keseluruhan konten dapat dan seharusnya direncanakan sepanjang waktu. Kami membuat lembar kerja gratis untuk pemetaan konten kita, download di sini

Another Lost Stories :  Menjadi Freelancer Di Projects.co.id

Kalender konten tersebut menggunakan 2 kolom yang berbeda, satu untuk bulan dan yang lainnya untuk tahun. kita mungkin perlu untu menambahkan tempat tambahan untuk melacak promosi kita dan parameter online yang menunjukkan bagaimana setiap bagian konten tersebut bekerja. Kalender seperti ini adalah jalan terbaik untuk memvisualisaikan produksi konten kita yang akan datang dan satu tempat untuk melihat bagaimana kita menggunakan sumber daya pemasaran konten tersebut.

kita tentu ingin peta yang kita gunakan tidak hanya untuk publikasi tapi juga untuk promosi lainnya yang kita lakukan melalui seluruh saluran promosi kita, dan tidak hanya dari department pemasaran saja. kita mungkin perlu berkoordinasi dengan departemen penjualan, sebagai contoh, untuk menentukan target tertentu yang berkaitan dengan acara tertentu.

Mengukur Strategi Budget

Alangkah baiknya bila kita mendapatkan budget pemasaran seperti yang didapat Coca-Cola, namun ternyata kita tidak memilikinya. Jadi hal tersebut bergantung keputusan kita sendiri untuk menentukan titik pusat usaha seperti apa yang diperlukan untuk melakukannya. Saya pikir sebuah blog, yang mempublikasikan konten setidaknya 3 kali dalam 1 minggu, sudah cukup baik sebagai permulaan. Akan tetapi saya melihat kampanye yang menggunakan Pinterest atau Facebook sebagai kendaraan utama pemasaran mereka bisa menggunakan budget yang kecil.

Pastikan usaha pemasaran kita adalah untuk menuntun orang untuk masuk ke dalam website kita. Misalnya, banyak aktifitas di Facebook kita atau Twitter tidak berarti apa-apa bila tidak membuat setiap orang masuk ke tempat dimana kita dan bisnis kita secara nyata berasal. Kita tidak memiliki kontrol terhadap platform tersebut (Facebook atau Twitter), tetapi kita mempunyai kontrol penuh terhadap website kita. Buatlah hal itu menjadi pusat perhatian dalam strategi pemasaran konten kita.

Semoga bermanfaat ..

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost