Mencoba “Analytic Tools” Media Sosial Untuk Bisnis

Memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis telah banyak dilakukan oleh banyak brand, baik kelas kakap maupun kelas teri. Secara aktif, sebenarnya beberapa media sosial pun telah memfasilitasi ide memaksimalkan potensi akun untuk bisnis. Melalui algoritmanya, mereka akan memberitahu pemilik akun, konten mana yang banyak disukai oleh audiens-nya dan menawarkan untuk melakukan boosting post melalui paid promote.

Secara manual, pemilik akun dapat melihat performa post yang dimiliki dengan melihat insights yang ditawarkan oleh beberapa media sosial tersebut. Namun insights ini terhitung sangat standar, karena informasinya sangat sederhana dan tidak mendalam. Meskipun begitu, hal ini sangat membantu apabila pengelola akun media sosial belum mahir menggunakan analytics tools.

Walaupun begitu, untuk lebih memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis sebaiknya penguasaan analisis tetap harus ditingkatkan. Karena, harus dipahami bahwa digital ads itu bersifat one-on-one. Artinya setiap iklan akan berbicara langsung kepada audiens secara personal dan audiens pun bisa memilih iklan mana yang akan di-klik sesuai dengan preferensi pribadinya. Berbeda dengan media konvensional yang bersifat one-to-many. Dimana, semua iklan akan terpaksa dilihat oleh audiens seperti pada Commercial TV.

Oleh karena itu, memahami karakter audiens adalah sebuah keharusan. Pemahaman yang lebih mendalam dapat dilakukan dengan menggunakan analytics tools. Saat ini, sudah sangat banyak analytics tools yang tersedia dan dapat dipertimbahkan untuk memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis.

 

Memulai Langkah Memaksimalkan Potensi Akun media sosial Untuk Bisnis Dengan Pemanfaatan Analytics Tools

Pada dasarnya, hampir semua analytics tools memiliki informasi yang dalam mengenai akun media sosial untuk bisnis. Tetapi, memilih analytics tools yang tepat biasanya sangat subjektif. Karena harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ingin dicapai oleh pengelola akun dan kenyamanan dalam penggunaannya.

Setiap analytics tools biasanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk mengetahui hal ini, tidak bisa hanya dengan membaca informasi di situsnya saja. Sebaiknya dicoba satu per satu dan jangan segan untuk meminta pihak analytics tools tersebut melakukan demonstrasi. Walaupun sedikit memakan waktu, tetapi ini akan terbayar untuk jangka waktu panjang.

Kenapa?

Karena, saat ini hampir semua analytics tools yang bagus bersifat berbayar (dan tentunya sangat tidak murah). Sehingga, sayang sekali kalau investasi tersebut tidak maksimal.

Another Lost Stories :  The Real Leadership Lessons of Steve Jobs - Part 4 : in Memoriam

Untungnya, pihak analytics tools juga memahami kebutuhan pengelola akun yang beragam. Jadi, mereka pun dengan terbuka memberikan jangka waktu tertentu untuk melakukan trial secara gratis. Jumlah waktunya bervariasi, ada yang sebulan hingga satu minggu saja. Saat jangka waktu tersebut habis, akun akan diminta untuk membayar terlebih dahulu untuk dapat menikmati semua fitur analytics tools.

 

Mencoba Analytics Tools

Analytics tools sendiri kategorinya cukup banyak, ada yang spesifik untuk engagement, content marketing, monitoring, mengelola influencer, hingga mengelola akun itu sendiri. Untuk dapat mengenali audiens dan situasi secara mendalam kategori analytics tools yang tepat adalah analytics tools untuk aktivitas social media dan nilai bisnis.

Analytics tools ini dapat membantu memberikan informasi yang mendetil untuk beberapa hal sebagai berikut:

  • Insight mengenai performa organic post dan paid post, misalnya engagement, impression, comment tonality, dan lainnya.
  • Demografi dan aktivitas audiens, misalnya seperti akun yang paling banyak direspon, hashtag dengan exposure terbanyak pada audiens ini, waktu paling aktif, dan lainnya.
  • Competitor intelligence, menganalisis performa media sosial dari akun kompetitor.
  • Analisis ROI (Return of Investment) dan reporting, ini adalah bagian penting untuk bisnis. Karena, biasanya manajemen akan selalu menanyakan apa hasil dari uang yang dikeluarkan oleh manajemen. Dengan analisis ini, analytics tools berusaha untuk menjawabnya melalui reporting.

Beberapa analytics tools yang ada di kategori tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Socialbakers

Masih banyak yang mengira Socialbakers adalah brand toaster. Bukan!! Socialbakers adalah salah satu analytics tools yang dapat dibilang paling serius menggarap pasar Indonesia. Tidak heran kalau Socialbakers termasuk yang paling banyak dipakai di Indonesia saat ini.

Secara fungsi, semua fungsi di atas dapat dilakukan oleh Socialbakers. Terlebih analytics tools yang satu ini termasuk yang user-friendly, sehingga sangat cocok untuk pemula. Walaupun begitu, servis yang ditawarkan sangat profesional, membuat banyak bisnis dan agensi yang menggunakan analytics tools yang satu ini.

Salah satu kelebihan Socialbakers di Indonesia saat ini yang belum dapat disaingi oleh para kompetitor lainnya adalah adanya tim khusus untuk Indonesia. Sehingga, kapan saja akun bisnis dapat meminta tim tersebut untuk melakukan presentasi dan demonstrasi langsung secara face-to-face. Selain itu, penanganan complain dan masalah pun termasuk yang paling cepat untuk berbagai bisnis di Indonesia. Tim Socialbakers ini juga memiliki tim yang orang lokal (Indonesia) yang tidak segan untuk menjelaskan serba-serbi analytics tools-nya dari tingkat paling dasar hingga hasil riset tentang audiens di pasar Indonesia.

Another Lost Stories :  Mengenal Gerbang Pembayaran Nasional

Menurut saya sangat cocok untuk bisnis yang baru memulai penggunaan analytics tools.

2. Locowise

Untuk yang satu ini, memiliki kantor hanya di Singapura. Pendirinya sendiri adalah orang-orang senior dari agensi digital di Singapura yang berpikir banyak hal yang harus dimaksimalkan dari analytics tools yang sudah ada di pasaran saat ini. Sehingga, banyak fitur-fitur yang sangat segar dan tentunya sangat membantu ada di sini. Terutama untuk bisnis yang mengelola beberapa akun sekaligus, termasuk di dalamnya adalah agensi digital. analytics tools yang sangat cocok bagi bisnis yang sangat serius ingin memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis.

Pertama, sangat amat detil dan dapat dipersonalisasikan dengan mudah. Seringkali, akun bisnis akan melakukan campaign. Untuk mendeteksi performa campaign seringkali harus dilakukan pemisahan data secara manual dari always-on posts dengan post yang spesifik tersebut. Walaupun sangat terbantu dengan penggunaan hashtag, namun proses pemisahan seringkali sangat painful. Locowise dapat melakukan tracking berdasarkan campaign tersebut. Tracking ini juga dapat diaplikasikan untuk campaign yang dilakukan oleh akun kompetitor dan jumlah trackingnya tidak terbatas.

Kedua, kapasitas kompetitor yang sangat banyak dan mendetil. Locowise sangat memahami kecepatan tren di social media, sehingga memungkinkan banyak akun kompetitor (hingga 30 kompetitor) untuk dianalisis. Locowise juga melakukan benchmarking performance berdasarkan industri. Karena tidak bisa dipungkiri, performa media sosial industri obat dan industri makanan pastinya sangat berbeda walaupun sama-sama retail.

Ketiga, kemampuan pembuatan reporting secara otomatis. Locowise dapat mengatur jadwal pembuatan reporting secara otomatis sesuai tanggal yang telah diatur dan dengan detil yang diinginkan oleh pemilik akun. Report akan dibuat dalam kondisi siap dipresentasikan, yang berarti sudah dalam bentuk diagram dan kesimpulan yang mudah dimengerti, bukan raw data. Selain itu, dapat di-unduh dalam format PDF apabila tidak akan diedit dan PPT apabila akan ada manual editing dari pemilik akun. Report per campaign dan always-on pun dapat dibuat secara terpisah.

Another Lost Stories :  Dukungan Tes Covid-19 Untuk DPR & keluarga

Karena fungsinya yang cukup advance, Locowise tidak lebih user-friendly daripada Socialbakers. Namun, performa analytics-nya sangat bagus dan gesit. Walaupun berada di Singapura, mereka sangat gesit dan responsif terhadap complain dan penanganan masalah.

Untuk demonstrasi sampai saat ini Locowise masih belum bisa melakukannya secara face-to-face di Indonesia. Tapi, demonstrasi tetap dapat dilakukan melalui teleconference. Locowise akan bersedia mengajari dari dasar hingga ke tahap advance seperti halnya Socialbakers. Ditambah lagi, analytics tools yang satu ini juga memiliki program asistensi yang dapat diakses kapan saja selama jam kerja .. tentunya mengikuti waktu/jam Singapura lho ya …

3. Iconosquare

analytics tools yang satu ini tidak lebih advance dari kedua analytics di atas. Namun, untuk memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis, dapat dikatakan cukup mumpuni. Kelebihan yang paling menonjol dari analytics yang satu ini adalah harganya yang cukup affordable dan user-friendly. Cukup cocok untuk bisnis yang ingin mencoba dari dasar.

 

Untuk menggunakan analytics tools dengan maksimal, secara hardskill, seseorang harus mampu untuk membaca data dan memperoleh insights yang tepat. Sehingga, rekomendasi langkah berikutnya pun menjadi lebih tepat sasaran dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh akun bisnis. Apabila tidak ada masalah, bisa juga untuk menganalisis potensi yang belum dikembangkan.

Cara lain yang dapat ditempuh dalam memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis adalah dengan menggunakan jasa agensi digital. Agensi digital biasanya sudah memiliki berbagai analytics tools yang digunakan. Selain itu, juga memiliki sumber daya manusia yang ahli dibidangnya. Sehingga, agensi digital  akan mampu memberikan strategi yang tepat dalam memaksimalkan potensi akun media sosial untuk bisnis.

Semoga bermanfaat ..

*disarikan dari berbagai sumber

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..