Maafkan Kami Yang Merindukanmu

tepat sudah 48 tahun kau mendahului kami ke haribaanNya. Tapi, rindukah kau Bung terhadap kami saat ini?

sementara kami sangat merindukanmu, merindukan orang yang membuat kami bisa tenang berada dalam negeri dengan jiwa kepedulianmu ..

apa kabar kau disana Bung?

kami harap kau masih peduli dengan kami yang sangat ingin ada seorang pemimpin sejati sepertimu ..

di setiap kami merasa tertekan berada dalam negeri ini, di saat gejolak ingin berontak tapi kami masih ingat denganmu Bung, jika memberontak dalam negeri bukanlah hal yang baik,

dan kami hanya bisa diam Bung ..

diam disaat terik kesulitan semakin terik terasa dalam tubuh.

Kami bisa diam Bung, di saat harta negara ini dirampas oleh kawan kita sendiri.

Kami hanya bisa diam Bung, disaat politik semakin menindas dan memanas ..

kami tidak akan dan tidak ingin melukai perjuanganmu Bung, yang telah bersusah payah memerdekaan negeri ini dari tangan penjajah, namun saat ini kami kembali terjajah Bung, terjajah oleh para penguasa yang tak mengenal rakyatnya sendiri, padahal engkau Bung, tak pernah lupa dengan kami dan kau anggap kami adalah bagian dari adanya negeri ini ..

Another Lost Stories :  TweetStory : Potret Pembangunan Kesehatan Desa | Review 2015 - 2016

tapi Bung, kini lihat saja ..

kami begitu terluka dengan pemeras-pemeras kedudukan yang ingin menguasai negeri ini sendirian tanpa peduli jika disini ada kami yang bernaung sepi dalam kesusahan ..

Bung …

semoga saja kau disana tenang dan tak emosi melihat kondisi negeri yang kau cintai ini, semoga kau tak terusik dengan pecundang-pecundang bangsa yang ingin berjuang untuk kami tapi itu omong kosong jua ..

biarkan saja kami begini Bung, mewakili perasaanmu yang terluka melihat kondisi negeri yang semakin ramah akan penguasa-penguasa liar tanpa jera ..

biarkan saja kami seperti ini, menunggu dan menunggu seorang seperti ada kembali atau tidak sama sekali tak apa, yang jelas kami akan tetap berharap jika suatu hari nanti sosok sepertimu bisa datang kepada kami, melepas belenggu kacau balau yang mengikat jantung hati negeri ini ..

kau tenang saja disana, nikmati saja jerih payah perjuanganmu di sisi-Nya dengan indah karena hingga saat ini doa kami selalu menyertaimu dan terus menyentuh naluri kami dalam sujud kami, namun doakan juga kami agar dapat menjalani kehidupan seperti apa yang kau harapkan terjadi kepada kami dimana kesejahteraan menjadi tanggungjawabmu dan keamanan dan kenyaman menjadi beban dalam hatimu ..

Another Lost Stories :  Dokter Layanan Primer (DLP) Antara Kepentingan Politik dan Kebutuhan Masyarakat

maafkan kami Bung ..

jika kami sering menganggu ketenanganmu disana, bukan begitu, namun hanya ingin menyampaikan keresahan hati kami yang tak sampai kepada mereka yang berdiri sana dan untuk itulah kami sering menganggumu untuk mengatakan hal apa yang kami rasa tentang seorang pemimpin sepertimu ada dalam negeri ini ..

sekali lagi kami mohon maaf jika sering menyebut namamu di kala keadilan tak lagi berdengung dalam negeri ini ..

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost