Lost To Pariaman, West Sumatera : Undangan Pesta Adat Batagak Gala Penghulu, Bagian 2

Lost To Pariaman, West Sumatera : Undangan Pesta Adat Batagak Gala Penghulu, Bagian 2

Selasa, 1 Agustus 2017

Hari besar yang dinanti pun tiba dan kami bergegas bersiap-siap karena jam 8 pagi kami sudah harus berada di lokasi untuk menghadiri acara Batagak Gala Penghulu, namun acara adat ini tidak saya tulis disini, teman-teman dapat membacanya disini.

Teh Talua

Kami kembali ke rumah sekitar jam 22, namun disaat istri dan anak-anak tidur kelelahan, saya lebih memilih pergi ke lapau, warung kopi khas Minang, yang tidak jauh dari rumah. Lapau ini bagi masyarakat suku Minangkabau memiliki arti yang besar, karena lapau ini merupakan tempat berkumpul, berdiskusi, berbagi informasi dan tempat silahturahmi tanpa harus terbatas oleh status. 

Niat awal hanya untuk menikmati segelas teh talua atau dalam bahasa Indonesia disebut teh telur, akhirnya bertambah sampai 2 gelas, hahahaha .. hal ini karena ternyata semakin malam lapau ini semakin ramai yang datang dan semakin seru berdiskusi terutama tentang “Desa” saat ini. Saya tidak mengerti darimana penduduk disini tahu saya adalah staf di Kementerian Desa, yang menjadikan saya malam ini sebagai sasaran tembak pertanyaan-pertanyaan kritis dan original karena tidak disisipin dengan muatan kepentingan apapun selain kepentingan Desa mereka dari semua yang hadir, tapi semoga ilmu yang saya bagikan ini memberikan manfaat untuk semua dan mendapatkan pahala, hehehe … dan silahturahmi ini berakhir sekitar jam 1.30 dinihari.

 

Another Lost Stories :  Smart City VS Smart Village

Post Series Batagak Gala Penghulu Cultural Feast Trip :

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..