Indonesia Bebas Visa Schengen. Mission Impossible or Possible?

Bagi kebanyakan Warga Negara Indonesia (WNI), bepergian ke luar negeri di hari yang kekinian ini bisa jadi adalah sebuah kebutuhan primer yang sifatnya “harus dipenuhi”. Istilah bepergian sendiri sangat luas penafsirannya. Mulai dari mereka yang sekedar berjalan-jalan, atau mungkin menjenguk saudara dan kerabat yang tinggal di luar negeri, sampai mereka yang harus berobat ke luar negeri karena tidak adanya fasilitas kesehatan yang sesuai di dalam negeri.

Masih banyak tujuan lain seorang WNI bepergian ke luar negeri, seperti berkuliah, tetapi yang saya tekankan di sini adalah satu hal: Seorang WNI yang memiliki paspor Republik Indonesia jenis “biasa” yang harus menempuh “tempat pemeriksaan imigrasi Republik Indonesia” alias tapal batas negara untuk berpindah ke negara lainnya. Saya kutip sebuah paragraf dari sebuah berita yang dilansir oleh bisniswisata.co.id dengan judul “2015, Jumlah Wisatawan Indonesia ke Luar Negeri Meningkat”:

Data World Tourism Organization (WTO) mencatat, jumlah wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri pada tahun 2015 meningkat tiga persen dibanding tahun 2014 atau sebesar 6,31 juta wisatawan. Peningkatan jumlah wisatawan ke luar negeri ini juga diiringi dengan peningkatan transaksi belanja dengan menggunakan kartu kredit untuk travel sepanjang tahun 2015 yang mencapai lebih dari Rp800 miliar atau naik 5% dibanding tahun 2014.

Saya kutip kembali paragraf lainnya dari berita yang sama:

Another Lost Stories :  Cara Membuat Masker Sendiri - Rekomendasi CDC

Tujuan wisata favorit wisatawan Indonesia terdiri dari lima negara Asia yakni Singapura yang mencapai 31%, lalu disusul dengan Malaysia mencapai 25%. Kemudian berikutnya adalah China sebesar 13%, selanjutnya Arab Saudi mencapai 7,5% dan Thailand mencapai 5,9%.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Bank Dunia, pada tahun 2015 populasi Indonesia berjumlah kurang lebih 257.600.000 jiwa. Mari berhitung. Sebanyak 6,31 juta dari 257,6 juta jiwa melaksanakan perjalanan ke luar negeri pada tahun 2015. Di tahun tersebut, 2,45% WNI melaksanakan perjalanan ke luar negeri, dengan kata lain 1 dari 40 penduduk Indonesia bepergian ke luar negeri di tahun tersebut. Angka tersebut bukanlah yang kecil mengingat banyaknya jumlah penduduk kita. Tentunya, ada tren peningkatan jumlah tersebut yang dikarenakan beberapa faktor, misalkan menjamurnya penerbangan bertarif murah, kemudahan mencari informasi di media digital, munculnya tren-tren tertentu seperti K-pop & J-Pop dan seterusnya.

Mari kita cermati tujuan wisata favorit wisatawan asal Indonesia pada tahun yang sama. Singapura, menduduki peringkat pertama, Malaysia kedua. Setiap dari kita bisa langsung nyeletuk, “Ya iyalah, kan Singapura itu dekat sekali jaraknya dan harga tiket ke sana semakin hari semakin murah, begitu juga dengan Malaysia, ditambah lagi WNI tidak butuh visa ke sana”. Dari lima besar tujuan wisata turis asal Indonesia di tahun 2015, hanya 2 negara yang menerapkan kewajiban visa bagi pemegang paspor RI biasa: China dan Arab Saudi. Hal menarik lainnya adalah, kelima negara tersebut semuanya terletak di benua Asia. Bisa diambil kesimpulan secara singkat, bahwa WNI masih mempertimbangkan jarak sebagai faktor penentu destinasi wisata. Meskipun, China dan Saudi Arabia tidaklah sedekat Singapura dan Malaysia. Visa? Tidak juga, karena toh tetap saja banyak WNI yang berwisata ke China dan Arab Saudi. Pengurusan visa China bisa dibilang terkenal mudah di kalangan WNI. Dokumen yang diwajibkan oleh perwakilan China di Indonesia juga tidak “ribet” dan permohonannya pun bisa diwakilkan oleh pihak ketiga, seperti travel agent misanya. Khusus untuk Arab Saudi, saya tidak membahas terlalu jauh karena saya dengar kabar bahwa negara di Timur Tengah tersebut tidak menerbitkan visa wisata, melainkan hanya visa untuk keperluan religi,bekerja dan kunjungan keluarga.

Another Lost Stories :  JKN Mematikan Swasta

 

 

Another Lost Stories :

 


Subscribe for FREE Monthly eDigest

* indicates required

Please Leave Your Comment ..

Banner IDwebhost